keluargaBBM Naik, Waspada Kriminalitas

TINGKATKAN RASA KEPEKAAN SOSIAL DI ZAMAN SULIT

Berita yang hangat dibicarakan akhir-akhir ini adalah akan dinaikkannya harga bahan bakar minyak (BBM) oleh Pemerintah dalam waktu dekat ini. Sebagian besar masyarakat mulai panik dan khawatir jikalau harga BBM benar-benar dinaikkan. Mulai dari mahasiswa hingga ibu-ibu rumah tangga melakukan demo untuk menolak keputusan Pemerintah tersebut. Karena telah menjadi pengalaman sebelumnya saat harga BBM dinaikkan pada tahun 2005, harga BBM yang makin tinggi menyebabkan harga barang-barang pokok lainnya ikut naik. Apalagi jika harga BBM akan dinaikkan lagi tahun ini, kondisi demikian akan semakin menyulitkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya terutama warga masyarakat miskin. Seribu masalah sosial masyarakat akan semakin bertambah banyak dan kompleks.

Masalah sosial yang paling dikhawatirkan akibat kondisi hidup yang makin sulit karena harga BBM naik adalah semakin meningkatnya tindakan kriminalitas. Untuk bertahan hidup sendiri semakin sulit ditambah lagi kondisi keamanan yang mengkhawatirkan akan menyebabkan masyarakat rentan gejolak konflik yang akan mengarah pada kerusuhan dan kekacauan. Stabilitas masyarakat akan terganggu sehingga mengancam keberadaan Negara. Harga BBM yang semakin tinggi menyebabkan banyak perusahaan dan usaha-usaha kecil yang tidak bisa bertahan lagi dan akhirnya gulung tikar, PHK besar-besaran bukannya tidak mungkin akan terjadi lagi. Pada akhirnya banyak warga yang tidak mempunyai pekerjaan dan menganggur. Jika masyarakat tidak mempertahankan mental yang kuat dan pikiran jernih, maka akan banyak warga masyarakat yang melakukan tindakan kriminalitas demi memenuhi minimal kebutuhan pokoknya sehari-hari. Hal ini tak terhindarkan, karena memang jalan pintas yang paling mudah untuk memperoleh uang adalah berbuat tindakan kriminal. Kemungkinan ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan warga masyarakat. Karena keamanan adalah aspek penting penunjang stabilitas politik, ekonomi, sosial, dan budaya Negara. Kewaspadaan akan meningkatnya kriminalitas menjadi wajib dilakukan di zaman hidup serba sulit ini.

Kenaikan harga BBM tidak dapat dihindari lagi. Berbagai alasan mengapa harga BBM naik telah dikemukakan oleh Pemerintah. Kemungkinan meningkatnya tindakan kriminalitas pun perlu diwaspadai. Tidak ada jalan keluar yang mudah untuk mengatasi masalah sosial yang satu ini selain meningkatkan rasa kepekaan sosial masyarakat pada warganya yang lebih lemah. Solusi ini sepertinya memang bertolak belakang dengan kewaspadaan yang wajib dilakukan saat zaman sulit ini, namun sebenarnya letak kekuatan peredam gejolak sosial keamanan lingkungan adalah rasa kebersamaan perasaan senasib sepenanggungan yang ditimbulkan dari adanya rasa kepekaan sosial yang tinggi dalam masyarakat.

Seiring zaman modern yang bergulir sekarang ini, ditengarai rasa kepekaan sosial masyarakat semakin menipis, tergerus oleh berkembangnya sifat individualistis masyarakat. Keadaan seperti ini tidak hanya terjadi di kota namun juga telah banyak merambah pinggiran desa. Keberadaan uang yang menguasai segalanya menggeser keberadaan akal sehat dan hati nurani yang luhur sebagai penuntun hidup. Hidup modern yang dijalani sebagian masyarakat ternyata membuat masyarakat hidup cenderung konsumtif daripada produktif. Masyarakat sedikit demi sedikit mulai kehilangan nilai hakikat hidup yang seharusnya menjadi pegangan.Keberadaan fungsi agama dan budaya asli masyarakat tergeser oleh keberadaan uang dan modal. Akibatnya, hidup hanya dipakai untuk memperoleh uang dan uang sebanyak-banyaknya. Rasa kepekaan sosial menurun tajam yang mengakibatkan minimnya rasa kebersamaan masyarakat sehingga banyak terjadi tindakan kriminalitas dimana-mana.

Kriminalitas yang terjadi sebenarnya dapat dicegah dengan meningkatkan kembali rasa kepekaan sosial masyarakat. Kepekaan sosial dapat ditingkatkan dengan cara-cara seperti perhatian terhadap tetangga sekitar dan kaum dhuafa (fakir miskin dan anak terlantar), bergaya hidup sederhana dan tidak menyombongkan kekayaan tetapi pelit memberi sedekah/sumbangan, kemudian menyisihkan waktu untuk bergotong royong antar warga masyarakat untuk memupuk rasa kebersamaan dan toleransi antar warga, dan lain sebagainya. Rasa kepekaan sosial yang tinggi di tengah situasi kehidupan sulit akan dapat menekan jumlah tindakan kriminalitas yang terjadi. Cara ini dirasa lebih efeisien dan lebih efektif daripada hanya mengandalkan hukum dan aparatnya untuk menekan jumlah tindakan kriminalitas yang terjadi. Selain itu manfaat lain yang akan dinikmati masyarakat sendiri adalah jaring pengaman sosial masyarakat akan semakin kuat seiring meningkatnya rasa kepekaan sosial masyarakat. Semakin kuatnya jaring pengaman sosial masyarakat ini akan dapat mengendalikan perilaku masyarakat dan mengamankan situasi serta kondisi keberlangsungan kehidupan masyarakat sendiri.

Pemupukan rasa kepekaan sosial masyarakat sangat dipengaruhi oleh kondisi keagamaan di komunitas masyarakat masing-masing. Jika kondisi keagamaan suatu komunitas masyarakat sangat bagus, maka rasa kepekaan sosial pun akan sangat tinggi. Rasa kepekaan sosial yang tinggi akan memunculkan budaya hidup masyarakat yang lebih manusiawi dan bukan individualistis. Selain itu, dampak negatif dari gaya hidup modern pun secara otomatis dapat dihindari. Tingginya rasa kepekaan sosial masyarakat di tengah kondisi kehidupan yang sulit juga dapat menyelamatkan regenerasi bangsa selanjutnya. Generasi muda akan terbiasa dengan perjuangan hidup dan toleransi, bukan terhanyut dalam permainan/games kartun ataupun pornografi di internet. Karena dalam proses rasa kepekaan sosial ada rasa perjuangan keras dan pengorbanan untuk orang lain yang lebih lemah atau lebih terancam hidupnya. Keadaan seperti ini, rasanya memang pernah ada dalam kehidupan masyarakat dahulu, namun seiring bergulirnya zaman globalisasi / modernisasi semua terkikis dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Pembinaan rasa kepekaan sosial bukanlah hal yang sia-sia. Memang jika diukur dengan uang malah dipandang merugikan. Namun harus diketahui bahwa ada sesuatu nilai yang lebih berharga daripada uang. Nilai itu adalah nilai kehidupan itu sendiri, nilai hidup untuk bahagia secara harfiah mapun hakikat. Karena uang tidak menjamin semua kebahagiaan itu dapat terbeli dan termiliki. Dalam kalimat singkat, rasa kepekaan sosial memiliki nilai hidup yang lebih tinggi daripada uang/materi. Lebih jauh lagi, rasa kepekaan sosial akan memberikan rasa lebih dari keamanan lingkungan.